Cara Menaikkan Trombosit Dengan Cepat dan Efektif

Pohonilmu.com - Jika anda sedang berkunjung di rumah sakit,apakah pernah dengar percakapan "Pasien belum boleh pulang,jika trombositnya belum naik atau normal". 

Jadi Apa itu Trombosit ?

Trombosit merupakan komponen terpenting dalam darah yang berperan dalam proses pembekuan darah,normalnya, jumlah trombosit dalam tubuh orang dewasa sehat berkisar antara 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah.. Ketika seseorang mengalami penurunan jumlah trombosit, kondisi yang dikenal sebagai trombositopenia, dapat timbul risiko perdarahan yang serius.

Menaikkan trombosit dengan cepat dan efektif menjadi penting dalam mengatasi masalah ini. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa tips dan strategi yang terbukti membantu meningkatkan jumlah trombosit dengan cepat dan efektif.


Cara Menaikkan Trombosit Melalui Penanganan Medis

 

Untuk keadaan darurat untuk keselamatan pasien,dokter dan perawat menyiapkan resep obat atau penanganan secara medis untuk mengatasi penyakit pasien,termasuk menaikkan trombosit.

 

1. Pemberian Obat-obatan

 
Apabila trombositopenia disebabkan oleh gangguan autoimun, dokter dapat membantu menaikkan kadar trombosit dengan meresepkan beberapa jenis obat, seperti:

 
  • Kortikosteroid: Untuk menekan sistem imun tubuh yang secara keliru menyerang trombosit di dalam tubuh.
  • Injeksi romiplostim: Untuk menaikkan jumlah produksi trombosit dengan cara merangsang stem cells di sumsum tulang yang telah berhenti memproduksi sel darah (kegagalan hematopoietik).
  • Doptelet (Avatrombopag): Untuk mengatasi trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit liver kronis, gagal ginjal, dan gangguan autoimun.
  • Mulpleta: Untuk mengatasi trombositopenia yang disebabkan oleh penyakit liver kronis atau efek samping pengobatan.

Di samping itu, dokter mungkin akan menyarankan pasien untuk menghentikan konsumsi obat-obatan tertentu, seperti quinine, aspirin, dan ibuprofen karena berisiko mengganggu fungsi trombosit sebagai zat pembeku darah di dalam tubuh.

2. Transfusi Trombosit


Cara menaikkan trombosit secara medis berikutnya adalah dengan menjalani transfusi trombosit. Prosedur ini biasanya dilakukan pada kondisi trombositopenia berat yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius, seperti misalnya perdarahan berat pada otak (stroke hemoragik) dan saluran pencernaan.


Selain itu, transfusi trombosit juga dapat digunakan untuk menaikkan jumlah trombosit pada pasien yang menderita kanker darah.

3. Splenektomi


Pembengkakan limpa merupakan kondisi yang dapat terjadi karena penyakit sirosis atau kanker hati. Pembengkakan limpa dapat menyebabkan semakin banyak keping darah yang tertahan di dalamnya sehingga berisiko menyebabkan kadar trombosit yang beredar dalam tubuh turun.

Cara Menaikkan Trombosit secara Alami


Nah untuk langkah selanjutnya,setelah penanganan dokter dan perawat,sebaiknya menjaga kesehatan serta dianjurkan untuk memakan menu makanan yang bisa menaikkan trombosit secara alami,setelah mengonsumsi obat medis. Sampai sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit,dan jika sudah sampai  dirumah lakukan jaga kesehatan serta memakan menu-menu ber

1. Menjaga Pola Hidup Sehat

Cara menaikkan trombosit secara alami yang pertama adalah dengan menerapkan pola hidup sehat sebaik mungkin, seperti rutin melakukan aktivitas fisik, menjaga pola makan sehat dengan gizi seimbang, dan istirahat yang cukup. Hal tersebut diketahui dapat meningkatkan sistem imun tubuh yang berkaitan dengan proses produksi trombosit di dalam tubuh.

 

Selain itu, penting pula untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan guna mencegah perburukan kondisi trombositopenia.

2.. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Zat Besi


Cara menaikkan trombosit berikutnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi, seperti hati ayam, daging sapi, dan bayam. Dilansir dari jurnal Pediatric Hematology and Oncology, konsumsi makanan yang mengandung zat besi diketahui dapat menaikkan kadar trombosit pada pasien yang menderita anemia defisiensi zat besi.

3. Mengonsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin K

 
Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K diketahui dapat membantu mengoptimalkan proses pembekuan darah bersama dengan trombosit. Oleh karenanya, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin K, seperti sayuran hijau dan kacang kedelai guna menghindari risiko terjadinya perdarahan berlebihan pada pasien trombositopenia. 

 

4. Mencukupi Asupan Asam Folat

 

Asam folat merupakan salah satu bentuk vitamin B kompleks yang memiliki berbagai macam manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah untuk mengoptimalkan proses pembentukan sel darah. Karena itu, mencukupi asupan asam folat memiliki peran penting dalam menaikkan kadar trombosit di dalam tubuh.

 

Untuk memenuhi asupan asam folat, Anda dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, hati sapi, alpukat, dan lain sebagainya.

 

5. Memenuhi Asupan Vitamin B12

 

Selain asam folat, vitamin B12 juga menjadi salah satu jenis vitamin B kompleks yang memiliki peran penting dalam proses pembentukan sel darah di dalam tubuh. Pasalnya, kekurangan asupan vitamin B12 juga dapat memicu terjadinya trombositopenia.

 

Karena itu, sangat dianjurkan untuk memenuhi asupan vitamin B12 sebagai cara menaikkan jumlah trombosit secara alami. Beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk membantu memenuhi asupan vitamin B12 adalah telur, daging sapi, kerang, dan ikan salmon.

 

6. Mengonsumsi Sumber Vitamin C

 

Cara menaikkan trombosit berikutnya adalah mengonsumsi sumber vitamin C, seperti jeruk, kiwi, brokoli, dan paprika. Vitamin C merupakan jenis vitamin yang dapat membantu proses penyerapan zat besi sehingga bisa mengoptimalkan proses pembentukan sel darah, termasuk trombosit.

 

7. Mengonsumsi Makanan atau Minuman yang Mengandung Vitamin D

 

Vitamin D merupakan zat gizi atau nutrisi yang berfungsi untuk mendukung fungsi tulang, otot, saraf, dan sistem imun tubuh. Selain itu, vitamin D juga memiliki peran penting dalam membantu sumsum tulang untuk menghasilkan trombosit dan komponen darah lainnya.

 

Adapun beberapa sumber vitamin D yang dapat dikonsumsi untuk menaikkan kadar trombosit adalah susu, kuning telur, dan minyak ikan. Penting pula untuk berjemur di bawah sinar matahari pagi setiap 10–15 menit guna membantu proses sintesis vitamin D di dalam tubuh.

 

Namun, pastikan untuk menggunakan sunscreen atau tabir surya terlebih dahulu sebelum berjemur di bawah sinar matahari guna meminimalkan risiko terjadinya masalah kesehatan kulit.

Kesimpulan  : 


  1. Konsultasikan dengan dokter: Jika Anda mengalami penurunan trombosit, penting untuk menghubungi dokter Anda. Mereka dapat melakukan diagnosis yang tepat dan memberikan nasihat yang sesuai berdasarkan kondisi Anda.
  2. Konsumsi makanan bergizi: Makanan yang kaya akan nutrisi penting, seperti buah-buahan, sayuran hijau, biji-bijian, dan protein, dapat membantu meningkatkan produksi trombosit. Hindari makanan yang mengandung alkohol, kafein, atau makanan olahan yang bisa mempengaruhi produksi trombosit.
  3. Perbanyak asupan cairan: Minum banyak air dan cairan lainnya dapat membantu menjaga kelembaban tubuh dan mempromosikan produksi trombosit yang sehat.
  4. Hindari aktivitas yang berisiko tinggi: Untuk mencegah pendarahan, hindari kegiatan yang dapat menyebabkan cedera atau memicu perdarahan, seperti olahraga kontak atau penggunaan obat-obatan tertentu.
  5. Terapi medis: Dalam beberapa kasus, dokter mungkin meresepkan terapi medis, seperti transfusi trombosit atau obat-obatan tertentu, untuk meningkatkan jumlah trombosit dengan cepat.

Namun, penting untuk diingat bahwa cara menaikkan trombosit dapat bervariasi tergantung pada penyebab penurunan trombosit dan kondisi kesehatan individu. Selalu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Post a Comment

Previous Post Next Post